13 Ribu Hektare Sawah Terancam Kekeringan, Indramayu Andalkan Normalisasi Irigasi

Wahyu Topami
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, Sugeng Heryanto saat memberikan penjelasan mengenai air sungai yang menyusut akibat krisis air di Kandanghaur Kabupaten Indramayu, Senin (6/7/2026). (Foto: Wahyu Topami)

Air tawar hasil bendungan tersebut nantinya akan diangkat menggunakan fasilitas mesin pompa bantuan dari Kementerian Pertanian untuk dialirkan langsung ke sawah-sawah tadah hujan di sekitarnya. Penggunaan pompa ini diharapkan mampu memitigasi efek buruk krisis air di Kandanghaur dan sekitarnya agar tidak semakin memburuk.

Sugeng menambahkan, penanganan darurat di saluran Kandanghaur sendiri sebenarnya sudah berjalan sejak seminggu terakhir dengan mengerahkan seluruh potensi yang ada.

Langkah taktis ini membawa harapan besar agar musim tanam gadu atau musim tanam kedua pada tahun ini tetap bisa berjalan maksimal dan berproduksi secara baik meski berada di tengah kepungan kemarau.



Editor : Tomi Indra Priyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network