Tangis Pecah di Desa Cempeh, 12 Korban Tabrakan Maut Pantura Indramayu Dimakamkan Hari Ini

Wahyu Topami
Suasana duka di rumah duka salah satu korban meninggal akibat peristiwa tabrakan maut Pantura Indramayu asal Desa Cempeh, Senin (13/7/2026). (Foto: Wahyu Topami)

Carkana menambahkan bahwa prosesi pemakaman para korban meninggal dunia ini tidak dipusatkan pada satu titik area pemakaman saja. Seluruh jenazah dari rombongan tersebut akan disebar di beberapa tempat pemakaman berbeda sesuai dengan keputusan dan permohonan pihak keluarga masing-masing.

"Tidak dimakamkan di satu tempat. Ada yang di makam keluarga dan ada yang di makam umum. Kalau tidak salah ada empat lokasi pemakaman," katanya.

Meski terpisah lokasi, pihak pemerintah desa menjadwalkan proses pemakaman sembilan warga Desa Cempeh tersebut pada hari Senin (13/7/2026). Selain urusan pemakaman, perangkat desa juga terus memantau enam warga lainnya yang saat ini sedang dirawat akibat luka fisik serius.

"Masih ada enam orang warga saya yang dirawat di Rumah Sakit Mitra Plumbon Widasari," jelasnya.

Terkait langkah penanganan pascabencana, Carkana menegaskan pihak pemerintah desa terus melakukan komunikasi intensif dengan berbagai instansi terkait. Saat ini, aparat desa tengah bersiap menyambut kedatangan perwakilan asuransi sosial guna membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

"Saya sekarang sedang menunggu pihak Jasa Raharja datang ke sini. Rencananya akan membahas terkait santunan bagi keluarga korban," pungkasnya.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network