Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Wanasari Desa Cikawung, Iswaya, menilai normalisasi Embung Sanca memberikan kepastian bagi para petani dalam mengembangkan usaha tani tebu.
"Petani membutuhkan kepastian ketersediaan air. Dengan embung yang berfungsi baik, kami optimistis semakin banyak petani, termasuk generasi muda, yang tertarik kembali menanam tebu karena prospeknya semakin jelas," ucapnya.
Ketiga ketua kelompok tani tersebut sepakat bahwa keberadaan infrastruktur air menjadi fondasi utama keberhasilan Program Strategis Nasional Perluasan Areal Tebu. Tanpa dukungan pasokan air yang memadai, pengembangan lahan tebu dinilai sulit mencapai hasil yang optimal.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
