Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Menu Pesawat Haji 2026: Ada Rendang hingga Ayam Kecap untuk Jemaah Jawa Barat
Advertisement . Scroll to see content

Kemenag Usulkan BPIH Rp105 Juta, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

Rabu, 15 November 2023 | 13:18 WIB
  • author Fani Ferdiansyah
Kemenag Usulkan BPIH Rp105 Juta, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?
Ratusan jemaah calon haji asal Garut diberangkatkan dari kompleks Pendopo Selasa (23/5/2023) dini hari lalu. Ist

JAKARTA, iNewsIndramayu.id - Kementerian Agama mengusulkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2024 atau 1445 Hijriah rata-rata Rp105 juta. Usulan ini disampaikan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dalam Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR di Jakarta, Senin (13/11/2023). 

Angka tersebut belum final, karena masih akan dibahas lagi oleh Panitia Kerja yang terdiri dari unsur pemerintah dan Komisi VIII DPR, dengan memperhitungkan asumsi kurs yang paling ideal dan pengecekan harga layanan di dalam negeri maupun di Saudi. Jika angka tersebut disepakati, apakah jemaah harus membayar Rp105 juta untuk berhaji ke tanah suci? 

Mengutip laman Kemenag, Rabu (15/11/2023), BPIH Rp105 juta itu bukanlah uang yang harus dibayar oleh jemaah. Masyarakat hanya perlu membayar biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) yang merupakan bagian dari BPIH.

Perbedaan BPIH dan Bipih

Hingga kini, masih ada jemaah yang tidak memahami seutuhnya perbedaan antara Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).

Mengacu pada UU No 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, BPIH merupakan dana yang digunakan untuk keseluruhan operasional Penyelenggaraan Ibadah Haji. Dalam pasal 44 disebutkan, BPIH bersumber dari Bipih, APBN, nilai manfaat, dana efisiensi, dan/atau sumber lain yang sah berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Editor: Tomi Indra Priyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut