Aplikasi Satu Data Perpustakaan, Langkah Baru Transformasi Literasi di Indramayu
Ia menjelaskan bahwa Satu Data Perpustakaan berfungsi mengintegrasikan seluruh data perpustakaan di wilayah Indramayu agar bisa diakses dengan mudah. Dengan begitu, masyarakat dapat mencari koleksi buku, e-book, dan arsip secara online hanya dalam satu platform.
“Digitalisasi literasi ini akan memperkuat budaya baca yang berkelanjutan. Masyarakat bisa membaca kapan saja dan di mana saja,” tambahnya.
Festival Literasi yang digelar bersamaan dengan peluncuran aplikasi ini diikuti oleh 20 stan pameran dari berbagai jenjang pendidikan, komunitas literasi, perpustakaan desa, hingga pelaku UMKM. Acara juga diisi dengan talkshow, bedah buku, pentas seni, hingga pameran arsip daerah.
Sudalim menyebut, kegiatan ini didukung oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi gerbang kolektif dalam membangun masyarakat yang cerdas, mandiri, dan sejahtera melalui literasi,” tandasnya.
Melalui aplikasi Satu Data Perpustakaan, Pemkab Indramayu berupaya menghadirkan wajah baru literasi daerah: dinamis, terbuka, dan berbasis data. Dari buku ke layar, dari rak ke aplikasi literasi Indramayu kini sedang menulis bab barunya sendiri. (*)
Editor : Tomi Indra Priyanto