get app
inews
Aa Text
Read Next : Blok Sukatani Indramayu Jadi Lokasi Panen Raya Jagung Serentak Polri 2026

Asal-Usul Dangdut Pantura: Berawal dari Tarling dan Pengaruh Orkes Melayu

Minggu, 16 November 2025 | 12:46 WIB
header img
Pemerhati musik Pantura Indramayu, Adung Abdulgani. (Foto: iNewsIndramayu.id/Selamet Hidayat)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.idMusik dangdut Pantura yang kini populer di wilayah pesisir Jawa Barat memiliki sejarah panjang yang berakar pada perpaduan musik tarling klasik dengan orkes Melayu.

Pemerhati musik Pantura Indramayu sekaligus Ketua Umum L-Musentra, Adung Abdulgani, menjelaskan bahwa tarling merupakan musik tradisi khas Indramayu–Cirebon. Musik tarling memiliki karakter “ritihan” atau soul yang mirip dengan musik blues di Amerika. Ritme keluhan, doa, hingga ungkapan cinta menjadi ciri kuat tarling klasik yang terus berkembang mengikuti zaman.

“Ritihan dalam tarling itu seperti blues. Ada keluhan kepada Tuhan, kepada manusia, kepada kekasih. Itulah jiwa musik tarling,” ungkap Adung, Minggu, 16 November 2025.

Dekat dengan Jakarta, Transformasi Semakin Cepat

Pada era 1970–1980-an, wilayah pesisir Pantura banyak bersinggungan dengan perkembangan musik Jakarta, khususnya orkes Melayu. Pada masa itu, grup orkes Melayu lebih dominan dibanding kelompok tarling murni, sehingga proses pertukaran budaya berlangsung cepat.

Kondisi tersebut membuat tarling menyerap unsur modern seperti set drum, sok-sokan, dan instrumen elektronik. Fenomena ini dikenal sebagai proses hybriditas musik Pantura.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut