get app
inews
Aa Text
Read Next : Perda Baru Pangkas Wewenang Kuwu, Pilwu PAW Jatibarang Baru Jadi Sorotan

Banjir di Kroya Indramayu Picu Kekhawatiran Gagal Panen, DPRD Minta Solusi Jangka Panjang

Rabu, 07 Januari 2026 | 15:17 WIB
header img
Seorang petani mendorong motornya yang mogok akibat banjir di Desa Sumbon, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Rabu, 7 Januari 2026. (Foto: iNewsIndramayu.id/Wahyu Topami)

Lebih lanjut, Carwan tidak ragu mengidentifikasi akar masalah banjir ini. Menurutnya, bencana ini adalah akumulasi dari dua faktor utama: penggundulan hutan di hulu dan pendangkalan sungai yang parah.

"Mau tidak mau kita harus akui, ini faktor dari gundulnya hutan. Ditambah lagi, sungai kita mengalami pendangkalan serius," tegasnya.

Untuk mengatasi ini, ia mendesak pemerintah baik pusat, provinsi, maupun daerah agar segera memprogramkan reboisasi hutan serta normalisasi sungai secara menyeluruh. "Sungai itu bukan hanya diperlebar, tapi juga harus diperdalam. Ini adalah solusi jangka panjang dan harga mati agar warga Sumbon tidak terus-menerus dilanda cemas setiap musim hujan tiba," pungkas Carwan. (*)

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut