Lomba Mobile Legends Jadi Pilihan Gen Z saat Perayaan HUT RI ke 81
INDRAMAYU, InewsIndramayu.id
HUT RI ke-81 di Desa Sukaurip, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, diramaikan 10 rangkaian lomba yang digelar Karangtaruna Fajar. Kegiatan berlangsung sejak 8 Agustus hingga 17 Agustus 2026 dengan melibatkan anak-anak, remaja, pemuda, dan masyarakat umum.
Rangkaian kegiatan tidak hanya menghadirkan perlombaan tradisional. Karangtaruna Fajar juga menggelar futsal, Mobile Legends, bulutangkis, tenis meja, lomba mengaji, mewarnai, jalan santai, hingga pentas seni.
Ketua Karangtaruna Fajar Desa Sukaurip, Adhe Seftiant, mengatakan kegiatan sengaja dibuat beragam. Tujuannya agar masyarakat dari berbagai kelompok usia dapat ikut memeriahkan peringatan kemerdekaan.
“Intinya kami ingin HUT RI ini dirasakan semua kalangan. Ada anak-anak, remaja sampai pemuda. Makanya kegiatan kami buat beragam, dari sepak bola sampai Mobile Legends,” ujar Adhe.
Rangkaian perlombaan diawali dengan futsal yang berlangsung pada 8-15 Agustus 2026. Sebanyak 11 tim mengikuti pertandingan tersebut. Pesertanya terdiri dari delapan tim kategori umum dan tiga tim kategori Trofeo U-13.
Kompetisi futsal juga melibatkan peserta dari desa tetangga, salah satunya Desa Rawadalem. Kehadiran tim dari luar Sukaurip membuat pertandingan tidak hanya menjadi ajang olahraga.
“Pesertanya bukan hanya dari Sukaurip. Ada tim dari berbagai desa. Jadi harapannya ini bisa menjadi ajang silaturahmi pemuda melalui kompetisi,” kata Adhe.
Selain futsal, Karangtaruna Fajar menghadirkan kompetisi Mobile Legends. Turnamen kategori umum itu berlangsung pada 14-15 Agustus 2026 dan terbuka bagi masyarakat luas.
Sebanyak 16 tim dari berbagai desa di Kecamatan Balongan mengikuti kompetisi tersebut. Panitia juga menyiapkan total hadiah Rp1 juta bagi para pemenang.
Menurut Adhe, pemilihan Mobile Legends menyesuaikan minat generasi muda. Kompetisi tersebut diharapkan tetap menjadi bagian dari kegiatan kemerdekaan di tingkat desa.
“Sekarang anak muda banyak yang bermain Mobile Legends. Jadi kami ingin membuat kegiatan yang sesuai dengan minat mereka, tetapi tetap dalam suasana memperingati HUT RI,” ujarnya.
Selain menjadi kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang pertemuan bagi para pemuda. Peserta dari sejumlah desa dapat berinteraksi melalui pertandingan yang digelar panitia.
“Kami ingin pemuda tidak hanya berkumpul untuk bermain, tetapi juga punya wadah untuk berkompetisi dan bersilaturahmi. Karena itu kami buka untuk umum,” katanya.
Karangtaruna Fajar juga menggelar lomba bulutangkis pada 14-15 Agustus 2026 malam. Kegiatan tersebut diikuti masyarakat Desa Sukaurip dan menjadi bagian dari rangkaian olahraga dalam perayaan kemerdekaan.
Sebelumnya, lomba tenis meja telah berlangsung pada 8 Agustus 2026 malam. Sama seperti bulutangkis, kegiatan tersebut diikuti masyarakat Desa Sukaurip.
Untuk anak-anak, panitia menyiapkan lomba mengaji dan mewarnai. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 16 Agustus 2026 dan diikuti sekitar 80 anak tingkat TK dan SD di Desa Sukaurip.
Kegiatan anak-anak menjadi salah satu bagian dari rangkaian acara yang menyasar kelompok usia berbeda. Selain menjadi hiburan, perlombaan memberikan ruang bagi anak-anak untuk ikut merasakan suasana perayaan kemerdekaan.
“Untuk anak-anak juga kami siapkan kegiatan sendiri. Kami ingin mereka sejak dini ikut merasakan kemeriahan HUT RI dan punya ruang untuk tampil serta berkompetisi,” tutur Adhe.
Kemeriahan berlanjut pada 17 Agustus 2026 melalui jalan santai yang diikuti seluruh masyarakat Desa Sukaurip. Panitia menyiapkan berbagai hadiah, dengan hadiah utama berupa sepeda listrik.
Pada hari yang sama, sejumlah lomba anak-anak juga digelar. Beberapa di antaranya adalah lomba pukul air, balap karung, dan kelereng.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pentas seni pada malam puncak 17 Agustus. Acara tersebut menjadi ruang bagi pemuda dan masyarakat untuk berkumpul setelah mengikuti berbagai kegiatan sejak 8 Agustus.
Pada malam yang sama, panitia juga menjadwalkan pembagian hadiah bagi para pemenang perlombaan. Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian akhir dari rangkaian kegiatan yang disusun Karangtaruna Fajar.
Adhe mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi pemuda dalam menghidupkan suasana kemerdekaan di Desa Sukaurip. Menurutnya, kegiatan olahraga juga menjadi bagian penting dalam memberikan ruang bagi anak-anak.
“Untuk sepak bola, kami juga melibatkan anak-anak melalui kategori U-13. Kami ingin sejak usia dini mereka sudah punya ruang untuk bermain, berolahraga dan berkompetisi,” katanya.
Menurutnya, perayaan kemerdekaan dapat dikemas melalui berbagai kegiatan. Dengan melibatkan banyak kelompok usia, rangkaian acara dapat diikuti lebih banyak warga.
“Harapannya seluruh rangkaian kegiatan ini bukan hanya meriah, tetapi juga mempererat hubungan antara pemuda dan masyarakat Desa Sukaurip,” pungkas Adhe.
Editor : Tomi Indra Priyanto