Razia Pelajar di Indramayu: Terungkap Praktik Judi Online dan Video Porno dalam Ponsel Siswa
Dari hasil pendataan, ke-20 siswa tersebut berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Indramayu. Guna memberikan efek jera, Satpol PP Indramayu amankan pelajar tersebut dan langsung memanggil pihak otoritas sekolah serta wali murid ke markas komando.
"Kami serahkan langsung kepada pihak sekolah, ada yang dari kepala sekolahnya, ada dari kesiswaannya, bahkan ada dari orang tua siswa itu sendiri," jelas Teguh.
Langkah ini diambil agar proses pembinaan tidak berhenti di kantor polisi pamong praja saja, melainkan berlanjut di lingkungan keluarga dan institusi pendidikan.
Teguh Budiarso menekankan bahwa urusan mendidik anak bangsa adalah tanggung jawab kolektif. Ia meminta seluruh elemen masyarakat untuk tidak abai terhadap pergaulan remaja saat ini, terutama di jam-jam rawan.
"Harapan kami adalah yuk kita sama-sama jaga, baik orang tua juga pihak sekolah, bahwa ini menjadi tanggung jawab kita. Kita mempersiapkan generasi yang akan datang itu harus lebih baik daripada kita saatini," tegasnya. (*)
Editor : Tomi Indra Priyanto