get app
inews
Aa Text
Read Next : Mentan: Terima Kasih atas Capaian Spektakuler 4 Juta Ton Cadangan Beras

Petani Indramayu Keluhkan Langkanya Pupuk Subsidi

Kamis, 05 Februari 2026 | 13:23 WIB
header img
Seorang petani di Desa Lombang, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, sedang melakukan pemupukan, Kamis, 5 Februari 2026. (Foto: iNewsIndramayu.id/Wahyu Topami)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.idMusim tanam bagi para petani di Desa Lombang, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, kini dibayangi kecemasan. Bukan karena lonjakan harga yang gila-gilaan, melainkan sulitnya mendapatkan stok pupuk bersubsidi di pasaran yang kian langka.

Kondisi ini dirasakan langsung oleh Darwan, salah seorang petani yang ditemui di sela-sela kesibukannya di persawahan Desa Lombang. Ia mengaku harus berjibaku untuk mendapatkan asupan nutrisi bagi tanaman padinya akibat alokasi yang tidak kunjung tersedia di tingkat pengecer.

"Beli pupuk sekarang susah sekali. Kalau soal harga, sekarang satu kuintal atau dua karung (pupuk subsidi) itu harganya Rp300 ribu. Sebenarnya kalau harga masih standar, cuma barangnya itu yang sulit dicari," ungkap Darwan, Kamis, 5 Februari 2026.

Pupuk Bersubsidi: Napas Kehidupan Petani

Bagi masyarakat agraris di Juntinyuat, pupuk bersubsidi adalah komponen vital yang menentukan masa depan panen mereka. Tanpa pemupukan yang tepat waktu, pertumbuhan padi dipastikan akan terhambat dan mengancam produktivitas lahan secara drastis.

Darwan menekankan bahwa kestabilan harga yang ditetapkan pemerintah tidak akan berarti apa-apa jika fisik barangnya tidak tersedia di kios-kios resmi saat dibutuhkan. Menurutnya, kesulitan pupuk Indramayu ini dirasakan merata oleh rekan-rekan sesama petani di wilayahnya.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut