Mediasi Konflik Lahan Digelar di DPRD Indramayu, Peternak dan Petani Tebu Sepakat Jaga Kondusivitas
Namun, ia mengakui bahwa distribusi limbah pucuk tebu masih terkendala biaya transportasi bagi para peternak.
Dalam rapat tersebut, kedua belah pihak sepakat menjaga situasi tetap kondusif. Peternak berkomitmen tidak melepasliarkan ternak di area tanam tebu, sementara pemerintah daerah diharapkan segera mengimplementasikan regulasi tentang Kawasan Penggembalaan Umum untuk mencegah konflik serupa di kemudian hari.
Ketua Komisi II DPRD Indramayu, Imron Rosadi, menyatakan bahwa sebagai solusi jangka pendek, disepakati langkah saling menjaga di lapangan.
“Peternak diminta mengawasi ternaknya agar tidak masuk ke lahan tebu, sementara petani juga diminta menjaga lahannya agar tidak terjadi gesekan,” ujarnya. (*)
Editor : Tomi Indra Priyanto