get app
inews
Aa Text
Read Next : Tradisi Mapag Sri di Mundakjaya Didorong Jadi Pilar Pemajuan Kebudayaan dan Edukasi Generasi Muda

Proyek Koperasi Desa Merah Putih di Jatibarang Disorot, Warga Keluhkan Minim Sosialisasi

Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:26 WIB
header img
Potrait pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Jatibarang, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Istimewa)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Rencana pembangunan unit usaha Koperasi Desa Merah Putih di Desa Jatibarang, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu mulai menuai sorotan tajam dari penduduk setempat. Proyek yang dikelola oleh pemerintah desa ini dinilai kurang transparan dalam proses sosialisasinya, sekaligus mengancam keberadaan fasilitas publik yang selama ini menjadi jantung aktivitas warga.

Alan, salah satu warga yang tinggal tepat di depan lokasi proyek, mengungkapkan bahwa meskipun aktivitas pengukuran lahan sudah dilakukan berkali-kali sejak bulan Oktober tahun lalu, warga terdampak justru tidak pernah dilibatkan dalam musyawarah resmi. Menurut catatannya, petugas sudah turun ke lapangan hingga 10 kali tanpa adanya penjelasan mendalam kepada masyarakat sekitar.

"Katanya sudah ada musyawarah, tapi saya sendiri tidak pernah diundang. Warga yang terdampak juga tidak. Saya sempat menegur RW, saya bilang, saya ini warga terdampak tapi tidak ada pemberitahuan," ujar Alan, Sabtu (2/5/2026).

Keresahan warga tidak hanya berhenti pada masalah komunikasi. Konsep pembangunan Desa Jatibarang ini juga dikhawatirkan akan mematikan fasilitas umum. Lapangan yang biasa digunakan anak-anak bermain bola dan warga berinteraksi kini terancam hilang. Selain itu, rencana pengalihan akses jalan yang akan dibelokkan melintasi area MCK dinilai sangat dipaksakan.

"Kalau soal program, saya tidak keberatan karena ini program pemerintah. Tapi yang disayangkan, lapangan yang biasa dipakai warga jadi hilang, dan akses jalan juga berubah. Katanya nanti jalan akan dialihkan, dibelokkan dekat MCK, tapi itu juga terkesan dipaksakan," pungkas Alan.

Warga berharap pihak Desa Jatibarang dan pengelola proyek dapat mengedepankan komunikasi dua arah. Masyarakat menuntut adanya kejelasan mengenai rancangan pembangunan agar tidak merugikan kenyamanan penduduk yang sudah tinggal di kawasan tersebut selama puluhan tahun.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut