get app
inews
Aa Text
Read Next : Diduga Rem Blong, Truk Pengangkut Sembako Terguling dan Tewaskan Tiga Pemotor

Kasus TPPO di Indramayu Bermodus Pengantin Pesanan Mulai Diusut Polisi

Senin, 01 Juni 2026 | 11:08 WIB
header img
Orang tua korban pengantin pesanan di China, Darkem, Jumat (29/5/2026). (Foto: Wahyu Topami)

Ia menegaskan, agen yang memberangkatkan Kusnia sebenarnya memiliki legalitas resmi untuk penempatan pekerja migran Indonesia, bukan untuk memfasilitasi praktik perjodohan atau pengantin pesanan lintas negara. Ada penyalahgunaan izin operasional yang dilakukan secara sadar oleh oknum lapangan.

"Legalitasnya bukan untuk pengantin pesanan, tapi kerja. Karena iming-imingnya memang kerja. Artinya Kusnia ini masuknya migrasi lintas negara, cuma karena tertipu oleh perekrut jadinya seperti ini," ujarnya.

Guna menuntut keadilan atas kasus TPPO di Indramayu ini, Kusnia yang saat ini telah berhasil kembali ke Indonesia langsung mengambil langkah tegas dengan membuat laporan resmi ke aparat penegak hukum di Polres Indramayu. Pihak Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) juga menyatakan sikap akan terus mengawal ketat jalannya proses hukum kasus tersebut agar tidak mandek di tengah jalan.

"SBMI terus mengawal kasusnya. Kusnia juga sudah melapor ke Polres. Kami berharap kasus ini bisa diproses karena kasus seperti ini banyak yang mangkrak di kepolisian," pungkas Darkem.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut