get app
inews
Aa Text
Read Next : Diduga Rem Blong, Truk Pengangkut Sembako Terguling dan Tewaskan Tiga Pemotor

Kasus TPPO di Indramayu Bermodus Pengantin Pesanan Mulai Diusut Polisi

Senin, 01 Juni 2026 | 11:08 WIB
header img
Orang tua korban pengantin pesanan di China, Darkem, Jumat (29/5/2026). (Foto: Wahyu Topami)

Darkem menilai terdapat indikasi kuat praktik perdagangan orang dalam kasus yang dialami anaknya. Selain adanya janji uang dan pekerjaan fiktif sebagai pemikat, korban juga mengalami tekanan psikologis berupa intimidasi serta berbagai bentuk kekerasan fisik yang menyakitkan selama berada di bawah kekuasaan suaminya di China.

"Ada dugaan TPPO. Karena dia mengalami diskriminasi, intimidasi, ada iming-iming juga bahwa akan mendapat sejumlah uang, padahal yang menerima uang banyak itu agensi," katanya.

Fakta mencengangkan lainnya juga berhasil dihimpun oleh pihak keluarga berdasarkan komunikasi internal yang sempat terjalin. Berdasarkan informasi yang diterima keluarga, nilai uang yang dibayarkan pihak pria di China untuk menebus korban nyatanya jauh lebih besar dibandingkan dengan jumlah recehan yang diterima Kusnia.

"Suaminya bilang itu Rp400 juta, sedangkan Kusnia hanya menerima Rp22 juta," lanjut Darkem.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut