Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Melihat Lebih Dekat Aktivitas Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Indramayu
Advertisement . Scroll to see content

Korban Pengantin Pesanan Asal Indramayu Jalani Sidang Cerai di China

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:22 WIB
  • author Wahyu Topami
Korban Pengantin Pesanan Asal Indramayu Jalani Sidang Cerai di China
Rumah keluarga korban TPPO asal Desa Jambak, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu. (Foto: Wahyu Topami)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Kasus memilukan yang menimpa Kusnia, warga Desa Jambak, Kecamatan Cikedung, kini memasuki babak baru di ranah hukum internasional. Perempuan yang diduga kuat menjadi korban pengantin pesanan Indramayu tersebut dijadwalkan akan menjalani proses persidangan di negeri tirai bambu untuk memutus ikatan pernikahan kontraknya. Pemerintah Kabupaten Indramayu pun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ini hingga tuntas.

Upaya perlindungan terhadap warga Bumi Wiralodra ini dilakukan secara intensif melalui Bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak (PHP-PKA) pada DP2KBP3A Kabupaten Indramayu. Dalam prosesnya, pemerintah daerah tidak bergerak sendiri, melainkan menggandeng kementerian terkait dan organisasi perlindungan buruh migran untuk menjamin keamanan sang korban pengantin pesanan Indramayu.

Plt Kabid PHP-PKA DP2KBP3A Indramayu, Eddy Kusmayadi, mengungkapkan bahwa koordinasi lintas sektoral menjadi kunci utama dalam menangani kasus yang melibatkan lintas negara ini. Pihaknya terus menjalin komunikasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) guna memastikan hak-hak hukum Kusnia terpenuhi selama ia berada di China.

“Kami terus melakukan proses pengawalan dan koordinasi lintas instansi agar korban mendapatkan perlindungan dan pemenuhan haknya,” ujar Eddy, Rabu (13/5/2026).

Editor: Tomi Indra Priyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut