Diduga Jadi Lokasi Eksekusi Pembunuhan, Toko Milik Korban Simpan Jejak Darah dan Bukti CCTV
Temuan tersebut tidak dibiarkan begitu saja dan langsung diperiksa secara intensif oleh tim Inafis Polres Indramayu menggunakan alat identifikasi awal cairan biologis. Hasilnya pun mengejutkan dan memperkuat indikasi adanya tindak kekerasan fatal di dalam ruko itu.
“Berdasarkan informasi dari Saudara Denis dari Inafis Polres, itu sudah A1 darah manusia berdasarkan alat yang dimiliki Inafis,” ujar Teguh.
Ia menambahkan, guna memastikan validitas kepemilikan darah tersebut secara absolut, sampel darah yang ditemukan kini masih menjalani pemeriksaan laboratorium lanjutan untuk menentukan kecocokan DNA dengan para korban.
“Saat ini sampel darah tersebut sedang dilakukan proses pemeriksaan di Puslabfor untuk menentukan DNA siapa,” katanya.
Selain menemukan bercak darah yang identik dengan korban, tim penyidik juga kembali melakukan analisis mendalam terhadap rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi toko setelah adanya perubahan peta keterangan dari Priyo.
Editor : Tomi Indra Priyanto