Harga Plastik Melonjak, Pedagang Gorengan di Indramayu Terpaksa Kecilkan Ukuran Jualan
INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id — Gelombang kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok serta bahan penunjang operasional usaha mikro kian mencekik leher para pelaku usaha kecil di wilayah pedesaan. Setelah sebelumnya terbebani oleh fluktuasi harga komoditas dapur, kini mereka harus menghadapi kenyataan pahit akibat lonjakan biaya pembungkus makanan.
Kondisi dilematis ini membuat para pedagang gorengan di Indramayu harus memutar otak lebih keras agar roda usaha mereka tetap bisa berputar dan bertahan tanpa harus kehilangan basis pelanggan setia mereka.
Tekanan ekonomi ini dirasakan langsung di sektor akar rumput oleh para pelaku usaha kuliner kaki lima yang bergantung pada omzet harian. Salah seorang pedagang gorengan di Desa Krasak, Kecamatan Jatibarang, Sayun, mengaku kenaikan harga terjadi hampir di seluruh bahan penunjang jualannya, mulai dari minyak, singkong, tahu, tempe, hingga plastik pembungkus. Kenaikan yang terjadi secara serempak ini memotong margin keuntungan harian secara signifikan.
“Kerasa sih dampaknya. Minyak naik, plastik naik, semuanya kena imbas,” ujar Sayun saat ditemui di sela-sela aktivitas berdagangnya, Jumat (12/6/2026).
Editor : Tomi Indra Priyanto