Golkar Tuding Bupati Indramayu Abai Tangani Rob Eretan, Risman: Warga Masih Menunggu Janji Kampanye
INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id — Masalah penanganan banjir rob di Kandanghaur Indramayu kembali memicu kritik tajam dari kalangan legislatif daerah. Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Indramayu menyoroti lambannya perbaikan infrastruktur pengendali air pasang yang terus menghantui enam desa di Kecamatan Kandanghaur.
Anggota DPRD Kabupaten Indramayu, Ibnu Risman Syah, bahkan menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu belum menunjukkan keseriusan nyata. Otoritas daerah dinilai abai dalam menangani persoalan lingkungan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun tersebut pada Senin (13/7/2026).
Menurut Risman, bencana musiman yang melanda Desa Eretan Wetan, Eretan Kulon, Kertawinangun, Ilir, Parean Girang, dan Bulak merupakan persoalan klasik. Namun, wilayah pesisir ini hingga kini belum mendapatkan perhatian serius dari jajaran pemerintah daerah setempat. Dampaknya, aktivitas harian dan roda ekonomi masyarakat pesisir terus terganggu tanpa adanya solusi jangka panjang.
"Persoalan banjir rob yang menghancurkan ruang hidup warga enam desa di Kecamatan Kandanghaur ini merupakan masalah klasik dan tahunan. Namun sampai hari ini belum menjadi fokus perhatian Pemerintah Kabupaten Indramayu," kata Risman.
Editor : Tomi Indra Priyanto