Pelajar di Indramayu Gantung Diri, Diduga Depresi Usai Diberhentikan Sekolah

Selamet Hidayat
Ayah korban RF bersama pengacara Toni RM saat memberikan pernyataan kepada awak media (Foto: iNewsIndramayu.id/Selamet Hidayat)

Hal senada disampaikan ayah korban, Badrun (42). Ia sangat menyayangkan keputusan sekolah yang menurutnya berdampak berat bagi psikologis anaknya. Padahal, RF sempat menunjukkan perubahan positif belakangan ini karena bercita-cita menjadi anggota TNI.

“Sejak naik kelas 2, perilakunya berubah. Dia bangun lebih pagi, bahkan rutin lari sore. Keinginannya kuat ingin jadi TNI. Kami berharap pihak sekolah datang ke rumah, duduk bersama, dan menjelaskan masalah ini,” ujar Badrun.

Sementara itu, sahabat keluarga korban yang juga seorang pengacara, Toni RM, menyampaikan belasungkawa mendalam. Ia menyebut, pihak keluarga untuk sementara belum berencana menempuh jalur hukum.

“Keluarga hanya meminta pihak sekolah datang ke rumah duka, duduk bersama, dan menyampaikan belasungkawa,” kata Toni.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network