Program Ular Sahabat Tani Belum Berdampak Signifikan, Petani Indramayu Usul Cara Lain Basmi Tikus

Wahyu Topami
Seorang petani sedang mengecek padi di pesawahan Desa Ledok, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Kamis, 23 Oktober 2025. (Foto: iNewsIndramayu.id/Wahyu Topami)

Anut menambahkan, sejak penebaran dilakukan, dirinya belum pernah melihat ular yang benar-benar memangsa tikus di sawah. Ia bahkan mengusulkan agar pemerintah mencari cara lain yang lebih efektif untuk membasmi hama.

“Kalau bisa, program berikutnya pakai gas aja, langsung ke lubang tikus. Menurut saya itu lebih cepat ngurangin tikus,” katanya.

Senada dengan itu, Kastubi, petani lainnya dari desa yang sama, menganggap niat Bupati Lucky Hakim sudah baik. Namun, menurutnya, habitat ular yang ditebar tidak cocok dengan lingkungan sawah, sehingga upaya tersebut kurang maksimal.

“Kalau Pak Bupati niatnya bagus, tapi ular yang disebar itu kebanyakan mati di sawah. Jenis ular pucuk itu tempatnya di pekarangan, bukan di sawah,” jelas Kastubi.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network