Ke depan, pengelola berencana memundurkan posisi warung yang terlalu dekat dengan garis pantai agar area depan pantai dapat ditata lebih baik. Namun, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama.
"Pendanaan memang terbatas, tapi dengan semangat pengurus, bahkan harus menggunakan dana pribadi, yang penting Pantai Kasih Karangsong bisa tertata rapi dan relokasi pedagang bisa berjalan,” ujarnya.
Sementara itu, Muhammad Yusuf, wisatawan asal Kabupaten Sumedang, mengaku tetap memilih Pantai Kasih Karangsong sebagai tujuan liburan keluarga. Menurutnya, harga tiket yang terjangkau dan area pantai yang luas menjadi daya tarik utama.
“Tiketnya murah, Rp5.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak. Kami datang dari Sumedang empat mobil,” katanya.
Ia menilai kondisi pantai saat ini masih cukup baik meski terdampak banjir rob. Hilangnya sejumlah bangunan justru membuat area pantai terlihat lebih lapang.
“Sekarang terlihat lebih lega. Harapannya ke depan bisa ditata lebih baik lagi, termasuk penataan warung dan sistem tiket,” pungkasnya. (*)
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
