Banjir di Kroya Indramayu Picu Kekhawatiran Gagal Panen, DPRD Minta Solusi Jangka Panjang

Wahyu Topami
Seorang petani mendorong motornya yang mogok akibat banjir di Desa Sumbon, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Rabu, 7 Januari 2026. (Foto: iNewsIndramayu.id/Wahyu Topami)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Rona kesedihan tak bisa disembunyikan Carwan, anggota DPRD Kabupaten Indramayu, saat meninjau langsung kampung halamannya, Desa Sumbon, Kecamatan Kroya, yang kini terendam banjir. Kunjungan bersama Kapolsek Kroya, Iptu Khaerudin Zuhri, beserta lurah setempat, adalah panggilan hati bagi putra asli Sumbon tersebut yang menyaksikan langsung pilu petani.

"Saya memiliki tanggung jawab yang jauh lebih besar karena ini adalah desa saya. Melihat hamparan sawah yang seharusnya hijau kini tenggelam, hati saya terenyuh, efek banjir ini bukan hanya luapan air, tapi sudah berdampak sosial, terutama pada kerusakan lahan pertanian kami," ujarnya saat ditemui, Rabu, 7 Januari 2026.

Carwan menaksir, setidaknya ada lebih dari 10 hektare lahan persawahan di Desa Sumbon yang kini terendam, memicu kekhawatiran besar akan terjadinya gagal panen. Kondisi ini jelas akan menghantam ekonomi para petani yang bergantung pada hasil bumi.

"Ini ancaman nyata bagi penghidupan petani kami. Mudah-mudahan malam ini tidak ada hujan lagi, karena jika luapan air lebih besar, dampaknya akan semakin parah, bukan hanya pada sawah tapi juga pemukiman warga," tambahnya.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network