INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Masalah klasik banjir kiriman kembali menghantui warga Desa Kroya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu. Sebanyak 15 rumah di wilayah RT 15 terendam air luapan Sungai Cipondoh dengan ketinggian mencapai 50 centimeter pada Rabu, 7 Januari 2026.
Banjir yang mulai masuk ke pemukiman sejak pukul 07.00 WIB ini disinyalir bukan sekadar faktor alam, melainkan akibat kerusakan infrastruktur yang tak kunjung diperbaiki.
Lurah Desa Kroya, Dartim, mengungkapkan bahwa biang keladi banjir kali ini adalah macetnya pintu pembuangan (tutupan) di Bendungan Cipondoh. Hal ini membuat debit air kiriman yang tinggi tidak terbendung dan meluap ke area pemukiman warga di Blok Portal.
"Kalau pintu pembuangannya tidak macet, sebenarnya bisa ditangani. Tapi karena rusak, air tidak bisa dibuang dan akhirnya meluap ke sini," ujar Dartim saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
