Angin Kencang Menerjang Indramayu, BMKG Sebut Tekanan Udara Jadi Biang Kerok

Wahyu Topami
Peta prakiraan angin lapisan 3.000 feet yang dirilis BMKG, menunjukkan pola angin kencang di wilayah Indonesia, termasuk Jabar dan Indramayu, akibat pengaruh pusat tekanan rendah dan perbedaan tekanan udara saat puncak musim hujan. (Foto: BMKG Kertajati)

BMKG Kertajati memprakirakan kondisi ini masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan, seiring puncak musim hujan yang diprediksi terjadi hingga Februari.

“Kondisi ini wajar di puncak musim hujan yan kita prediksi hingga februari,” kata Fuad.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menyertai hujan lebat dan angin kencang, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. (*)



Editor : Tomi Indra Priyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network