INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Regu III Pos Unit Jatibarang berjibaku memadamkan kobaran api. Dalam sehari, tim ini harus melakukan aksi maraton menaklukkan si jago merah di dua lokasi berbeda sekaligus, Sabtu (17/1 2026).
Aksi heroik ini dimulai saat jarum waktu menunjukkan pukul 03.35 WIB. Warung di Blok Telagasari Utara, Desa Telagasari, Kecamatan Lelea, dilaporkan membara. Diduga akibat kebocoran elpiji, api dengan cepat menyambar bagian bangunan.
"Penanggulangan kebakaran di Telagasari dilakukan sejak pukul 03.35 hingga 05.10 WIB. Situasi aman terkendali," tulis Komandan Regu (Danru) III, Yogie Arief S, dalam laporan resminya.
Belum sempat menarik napas panjang setelah memadamkan api di Lelea, alarm darurat kembali berbunyi pada pukul 04.54 WIB. Kali ini, api dilaporkan mengamuk di pusat keramaian, melalap Kedai Burger Bangor yang berlokasi di Jalan Mayor Dasuki, Desa Jatibarang.
Tanpa menunggu lama, personel Regu III yang baru saja menuntaskan tugas di Lelea langsung memacu armada menuju jantung Kecamatan Jatibarang. Di lokasi kedua ini, api diduga berasal dari area penggorengan atau kompor.
Perjuangan di Jatibarang tergolong lebih intens. Mengingat lokasi yang strategis, petugas harus bekerja cepat agar api tidak merembet ke bangunan lain. Beruntung, sinergi di lapangan sangat solid.
"Penanggulangan dibantu oleh masyarakat, Polsek Jatibarang, Tagana, hingga rekan-rekan dari Jatibarang Volunteer," tambah Yogie dalam keterangannya.
Dua insiden dalam kurun waktu kurang dari lima jam ini memiliki kesamaan, keduanya dipicu oleh aktivitas di area dapur. Meski kerugian materiil ditaksir cukup besar, pihak Damkar memastikan tidak ada korban jiwa dalam rentetan peristiwa tersebut.
Masyarakat Kabupaten Indramayu pun diimbau untuk lebih waspada terhadap kondisi kompor dan instalasi gas, terutama saat jam-jam rawan dini hari atau sebelum meninggalkan tempat usaha.
Kini, setelah berjibaku selama hampir lima jam tanpa henti, Regu III memastikan kedua lokasi telah dalam kondisi hijau atau aman terkendali.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
