Banjir Terparah dalam 10 Tahun, SMAN 2 Indramayu Terapkan PJJ Darurat

Wahyu Topami
Kondisi terkini SMA Negeri 2 Indramayu, Rabu, 28 Januari 2026. (Foto: iNewsIndramayu.id/Wahyu Topami)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Dunia pendidikan di Kabupaten Indramayu kembali terpukul oleh bencana alam. Banjir di SMAN 2 Indramayu kini mencapai titik nadir setelah debit air yang merendam lingkungan sekolah dilaporkan menjadi yang terparah dalam satu dekade terakhir. Kondisi ini memaksa ratusan siswa meninggalkan ruang kelas dan beralih ke Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Lokasi sekolah yang berada di area cekungan disinyalir menjadi penyebab utama air sulit surut. Ditambah lagi, pesatnya pembangunan pemukiman di sekitar sekolah membuat aliran air dari berbagai penjuru justru terkonsentrasi dan "menyerang" area institusi pendidikan tersebut.

Banjir Terburuk Sejak Satu Dekade

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 2 Indramayu, Sari Ayu Trisna, mengungkapkan bahwa fenomena ini merupakan pengulangan sejarah kelam tahun 2013/2014, namun dengan intensitas yang jauh lebih destruktif.

"Ini fenomena terulang kembali, pernah terjadi di 2013/2014 tapi tidak separah ini. Mungkin ini banjir terparah yang pernah kami rasakan," ujar Sari Ayu Trisna, Rabu, 28 Januari 2026.

Menurut Sari, hujan yang turun terus-menerus memicu kenaikan debit air yang tak terkendali.

"Di sekitar sekolah kita sudah banyak sekali perumahan, sehingga pembuangan air banyak larinya ke sekolah kita," tambahnya.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network