Ia juga menegaskan bahwa ruas jalan kabupaten tersebut kini sangat sulit untuk dilalui oleh kendaraan biasa.
"Jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Telagasari dan Desa Tempel terendam air, panjangnya sekitar 500 meter. Banyak juga motor yang mogok, belasan," tambahnya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Indramayu segera menanggapi kondisi ini dengan langkah normalisasi sungai agar jalur ekonomi antar desa tersebut tidak terus-menerus terputus saat musim hujan tiba. (*)
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
