Menariknya, pada tahun ini terdapat inovasi tambahan berupa program sedekah sampah yang melibatkan para lansia untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan.
“Ada program tambahan yaitu sedekah sampah, di mana para lansia membawa sampah botol plastik, galon, serta minyak jelantah untuk disedekahkan. Sampah tersebut kami kumpulkan lalu dijual. Hasil penjualannya digunakan untuk kegiatan lansia itu sendiri, seperti untuk takziah, menjenguk lansia yang sakit, ataupun untuk doorprize atau hadiah,” ungkapnya.
Program yang berlangsung selama 10 hari pada fase kedua Ramadan ini resmi ditutup pada Jumat (13/3/2026) dengan penuh kesan bagi seluruh peserta.
Ketua Panitia Pelaksana, Haris Rojangi, mengatakan pemilihan lokasi di Desa Tegalurung bertujuan untuk menyentuh langsung masyarakat desa yang membutuhkan perhatian lebih.
“Kami ingin keberadaan jurnalis yang tergabung dalam IWO Jawa Barat tidak hanya sekadar pemberi informasi, tetapi juga hadir secara nyata memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi para orang tua di desa melalui kegiatan pesantren ini,” kata Haris.
Ia juga mengapresiasi dukungan para mitra yang telah membantu menyukseskan kegiatan hingga penutupan.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
