Meski demikian, Lucky Hakim membuka ruang bagi masyarakat untuk bertanggung jawab secara langsung dengan memperbaiki kerusakan yang terjadi.
“Kalau masyarakat yang merusak bisa langsung tuh dibenerin, kembalikan seperti semula," lanjutnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan menerima uang yang dibawa oleh para petambak, meskipun mengapresiasi niat baik mereka.
“Jadi kami tidak mau sentuh uangnya, kami tidak mau menerima uangnya, tapi kami tentu menerima niatan baik dari teman-teman," ungkapnya.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
