INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Perjalanan ibadah haji bukan hanya soal jarak yang ditempuh ribuan kilometer, tetapi juga tentang kenyamanan yang dirasakan jemaah sejak awal keberangkatan. Salah satu aspek yang kini mendapat perhatian khusus adalah menu pesawat haji 2026.
Di balik sajian makanan di dalam pesawat, terdapat proses panjang yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Kementerian Haji dan maskapai penerbangan. Tahun ini, pendekatan yang digunakan tidak lagi sekadar standar layanan, tetapi juga mempertimbangkan selera dan kondisi jemaah, khususnya dari Jawa Barat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Provinsi Jawa Barat, Boy Hari Novian, menjelaskan bahwa pihaknya secara khusus meminta agar menu yang disajikan memiliki cita rasa yang akrab bagi masyarakat Indonesia.
“Menu ini tadi disampaikan oleh pihak Saudi Airline. Namun yang kami minta kepada pihak Saudi Airline bahwa yang disediakan ini adalah makanan yang juga ramah lansia, kemudian juga makanan ini bisa mempunyai cita rasa masakan Indonesia,” ujarnya di Embarkasi Kertajati, Kabupaten Indramayu, Jumat (17/4/2026).
Pilihan menu pun tidak sembarangan. Hidangan seperti ayam kecap, pepes ikan, hingga rendang sapi dipilih karena dinilai familiar di lidah jemaah. Bagi sebagian orang, rasa makanan bisa menjadi pengingat rumah di tengah perjalanan panjang menuju Tanah Suci.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
