Lucky Hakim menjelaskan bahwa status hukum yang disandang oleh sang wakil tidak serta-merta menghentikan hak fungsionalnya dalam birokrasi. Namun, faktor kebugaran fisik yang sempat menurun membuat beberapa agenda kerja terpaksa didistribusikan ulang kepada pejabat administratif tertinggi di lingkungan sekretariat daerah.
“Karena kemarin beliau sempat sakit, maka sementara kita arahkan ke Pak Sekda. Tapi nanti kalau beliau memang sudah bisa kembali bertugas, tetap akan kami berikan penugasan,” ujarnya.
Meskipun dinamika politik regional dalam pusaran kasus korupsi DPRD Indramayu ini cukup menyita energi, bupati memastikan stabilitas operasional di seluruh dinas teknis tidak akan terganggu. Hak-hak dasar warga sipil dalam mendapatkan akses birokrasi tetap menjadi prioritas utama yang dikawal ketat olehnya.
“Insyaallah secara pelayanan masyarakat tidak ada permasalahan,” katanya.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
