INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id — Penataan sarana publik dan pemeliharaan infrastruktur rekreasi di daerah sering kali harus berhadapan dengan penyesuaian skema anggaran yang dinamis. Keterbatasan ruang fikal memaksa pemangku kebijakan untuk menetapkan skala prioritas yang ketat demi menjamin pemenuhan kebutuhan hajat hidup orang banyak terlebih dahulu.
Kebijakan ini berimplikasi pada tertundanya beberapa rencana renovasi fasilitas umum yang sejatinya sudah dinantikan oleh masyarakat luas. Salah satu sarana publik yang terdampak penundaan penataan ini adalah kawasan olahraga terpadu Sport Center Indramayu yang kondisinya kini dinilai memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengaku prihatin dengan kondisi fasilitas olahraga di Kabupaten Indramayu, termasuk kawasan Sport Center dan Stadion Tridaya yang dinilai membutuhkan banyak pembenahan. Hal itu disampaikan Lucky Hakim usai menghadiri pertandingan Piala Bupati Indramayu, Selasa (23/6/2026). Keterbatasan sarana pendukung atlet ini menjadi salah satu pekerjaan rumah yang akan diselesaikan secara bertahap oleh jajaran eksekutif daerah.
Menurut Lucky, Pemerintah Kabupaten Indramayu sebenarnya sudah sempat menganggarkan ratusan miar rupiah untuk pembenahan fasilitas olahraga. Namun rencana tersebut harus disesuaikan dengan kebijakan prioritas pembangunan dari Gubernur Provinsi Jawa Barat.
“Kemarin sebenarnya sudah kita anggarkan sekitar Rp200 miliar lebih untuk fasilitas olahraga. Tapi memang belum sesuai dengan kebijakan di provinsi,” kata Lucky Hakim.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
