3 Orang Tewas dalam Insiden Tabrakan Beruntun di Pantura Indramayu

Wahyu Topami
Kondisi mobil pikap jenis Grand Max bernomor polisi E 8559 RB usai alami tabrakan beruntun di Pantura Indramayu Kecamatan Lohbener, Minggu (12/7/2026). (Foto: Istimewa)

Masnan menjelaskan lebih lanjut mengenai rincian kondisi para korban pasca-kecelakaan hebat tersebut. Dampak dari kerasnya benturan segitiga ini membuat tiga orang penumpang mobil pikap meninggal dunia seketika di lokasi kejadian. Selain itu, petugas mencatat dua orang mengalami luka berat serta dua orang lainnya mengalami luka ringan.

"Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara," jelasnya.

Selain memakan korban jiwa, peristiwa tabrakan beruntun di Pantura Indramayu ini merusak parah bodi ketiga kendaraan. Kerugian material akibat kerusakan properti transportasi tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.

Hingga kini, seluruh korban meninggal dunia maupun korban luka telah dievakuasi oleh petugas kepolisian. Mereka dibawa menuju Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu untuk mendapatkan penanganan medis dan visum lebih lanjut. Jumlah korban luka yang ditangani medis masih berpotensi fluktuatif selama proses perawatan berjalan.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network