Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Minim Akses ke Sawah, Petani di Indramayu Gotong Royong Bangun Jembatan
Advertisement . Scroll to see content

Santri dan Masyarakat di Indramayu Deklarasi Tolak Munculnya Kembali Kelompok HTI

Senin, 01 Juli 2024 | 15:35 WIB
  • author Selamet Hidayat
Santri dan Masyarakat di Indramayu Deklarasi Tolak Munculnya Kembali Kelompok HTI
Santri dan masyarakat di Indramayu lakukan deklarasi tolak keberadaan HTI. (Foto: iNewsIndramayu.id/Selamet Hidayat)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id - Himpunan Santri dan Masyarakat Indramayu (HASMI) mendeklarasikan diri menolak munculnya kembali kelompok Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Deklarasi dilakukan bersama ratusan santri dan masyarakat lainnya di Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatuttholibiin di Desa Karanganyar, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Minggu (30/6/2024) malam.

HASMI meminta masyarakat tidak terlena. Walaupun HTI telah dibubarkan namun ideologi dan pergerakannya diduga masih ada. HASMI pun menolak tegas apapun yang terkaitan dengan HTI demi menjaga keutuhan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua HASMI, Ustadz Saeful Ulum mengatakan, HTI adalah organisasi radikal dan berbahaya karena memiliki paham khilafah. Kondisi tersebut sangat mengancam ideologi pancasila, hingga yang terburuk dan memecah belah anak bangsa.

"HTI itu sangat berbahaya sekali, memang pada awalnya mereka itu secara halus masuk ke lingkungan masyarakat, akan tetapi nanti ketika poinnya sudah terlihat mereka akan diprovokasi untuk melawan terhadap pemerintah," kata Ustadz Saeful Ulum, Senin (1/7/2024).

Editor: Tomi Indra Priyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut