Update Pencarian Nelayan Indramayu Hilang, Tim SAR Kerahkan Kapal Tambahan di Perairan Pulau Biawak
Peristiwa nahas ini bermula saat KM Almujib berangkat menjaring ikan pada Sabtu siang. Namun, petaka terjadi saat para awak kapal tengah beristirahat di malam hari. Sebuah kapal tongkang dengan nomor lambung 3009 tiba-tiba mendekat dan menghantam sisi kiri perahu nelayan tersebut.
"Benturan itu menyebabkan KM Almujib terseret sekitar 10 menit. Lambung kapal bocor hingga air masuk dengan cepat dan kapal pun tenggelam," terang Asep.
Dua nelayan, Carudin (48) dan Alfianto Agus Sulistiyo (20), berhasil selamat setelah bertahan dengan alat seadanya. Namun, nakhoda Jupri alias Kempot (35) dan Wandi (39) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sempat mencoba bertahan memegang tali tongkang.
Saat ini, identitas empat nelayan Indramayu hilang yang masih dicari adalah Ari Wibowo (23), Asep Agustina (24), Mas’ud (38), dan Ono (50). Hingga Senin siang, tim gabungan masih berjuang melawan ombak tinggi dan angin kencang yang menghambat proses evakuasi di tengah laut.
"Kondisi cuaca di tengah laut angin kencang dan ombak juga tinggi. Namun, kami akan terus berupaya memaksimalkan pencarian," tegas AKP Asep Suryana.
Pihak kepolisian juga terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi keberadaan kapal tongkang 3009 yang diduga terlibat dalam kecelakaan fatal ini. Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap informasi simpang siur dan merujuk pada keterangan resmi petugas. (*)
Editor : Tomi Indra Priyanto