Sumur KRE-002ST Jadi Target Produksi Baru Pertamina EP di Indramayu
INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Menjelang pelaksanaan tajak Sumur KRE-002ST, Pertamina EP Jatibarang Field kembali menegaskan komitmennya untuk membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat dan pemerintah setempat. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi sekaligus syukuran bersama yang digelar di GOR Desa Sukra, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.
Kegiatan ini melibatkan pemerintah desa, unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), serta perwakilan masyarakat setempat. Melalui forum tersebut, perusahaan menyampaikan berbagai informasi terkait rencana pemboran yang akan dilakukan, termasuk tahapan operasional yang akan dijalankan dalam waktu dekat.
Dalam kegiatan sosialisasi itu, Pertamina EP Jatibarang Field juga memaparkan sejumlah aspek penting yang berkaitan dengan operasional pemboran, mulai dari kesiapan teknis hingga pengelolaan keselamatan dan keamanan selama kegiatan berlangsung. Penjelasan tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan seluruh pihak memahami proses yang akan dilakukan.
Selain menyampaikan rencana operasional, perusahaan juga menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan di wilayah tersebut. Pertamina EP berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk menyamakan pemahaman serta memperkuat hubungan antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi momentum awal untuk memperkuat mekanisme komunikasi antara perusahaan dan masyarakat sekitar. Dengan adanya forum seperti ini, diharapkan setiap perkembangan terkait kegiatan operasional dapat disampaikan secara terbuka dan terstruktur.
Sumur KRE-002ST sendiri merupakan bagian dari program kerja Pertamina EP Jatibarang Field yang bertujuan mendukung peningkatan produksi energi sekaligus menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Indramayu. Seluruh tahapan perencanaan yang dilakukan perusahaan disebut telah melalui proses kajian teknis serta memenuhi berbagai persyaratan perizinan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Head of Communication, Relations & CID Pertamina EP Zona 7, Wazirul Luthfi, menegaskan bahwa komunikasi yang konsisten menjadi kunci terciptanya iklim operasional yang kondusif.
“Kami ingin memastikan seluruh tahapan pelaksanaan tajak dapat dipahami dengan baik oleh pemerintah desa dan masyarakat. Sosialisasi ini menjadi ruang untuk membangun kepercayaan dan memperkuat sinergi antara Perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Perusahaan berkomitmen untuk terus menjaga koordinasi dan responsif terhadap dinamika di lapangan selama proses pemboran berlangsung.
Apresiasi terhadap kegiatan sosialisasi tersebut juga disampaikan oleh Kepala Desa Sukra, Marhamah. Menurutnya, langkah perusahaan untuk memberikan penjelasan sejak awal menjadi hal penting agar masyarakat memahami kegiatan yang akan dilakukan.
“Kami menyambut baik langkah Perusahaan yang terlebih dahulu melakukan sosialisasi. Dengan penjelasan yang terbuka seperti ini, masyarakat merasa lebih tenang dan dilibatkan,” tuturnya dalam keterangan yang diterima, Rabu (4/3/2026).
Hal senada disampaikan Camat Sukra, Sigit, yang menilai komunikasi yang baik antara perusahaan dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam mendukung kelancaran kegiatan operasional. Ia berharap keberadaan Pertamina EP di wilayah Sukra dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun sosial.
“Kami senang dengan itikad baik dari Pertamina EP untuk membangun komunikasi sejak awal. Ini menjadi fondasi penting agar masyarakat merasa dihargai dan dilibatkan dalam setiap tahapan kegiatan,” ujarnya.
Selain kegiatan sosialisasi, acara tersebut juga diisi dengan pemberian bantuan tali kasih kepada anak yatim dan dhuafa di Desa Sukra. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial perusahaan sekaligus ungkapan rasa syukur menjelang pelaksanaan tajak Sumur KRE-002ST.
Momentum tersebut juga menjadi ajang doa bersama agar proses tajak yang akan dilakukan dapat berjalan dengan aman, lancar, serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. (*)
Editor : Tomi Indra Priyanto