Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Isu Intimidasi Penerima MBG di Indramayu Viral, SPPG Cibereng Buka Suara
Advertisement . Scroll to see content

Menelusuri Benang Merah Gedong Duwur, Cagar Budaya Indramayu yang Ambruk dan Terlupakan

Kamis, 02 April 2026 | 14:22 WIB
  • author Wahyu Topami
Menelusuri Benang Merah Gedong Duwur, Cagar Budaya Indramayu yang Ambruk dan Terlupakan
Ketua Yayasan Indramayu Historia Indonesia yang juga Kepala Pengelola Museum Bandar Cimanuk, Nang Sadewo. (Foto: Wahyu Topami)

Akibatnya, Gedong Duwur yang seharusnya bisa menjadi bagian dari living heritage justru terbengkalai tanpa perawatan.

“Ya, tidak ada. Hanya berhenti pada saat project penetapan, persidangan penetapan sebagai cagar budaya. Tetapi tidak didiskusikan atau dibahas bersama antara Kodim dan Dinas Pendidikan Kebudayaan akan diapakan. Jadi stuck sampai di situ,” katanya.

Kondisi tersebut, lanjut dia, membuat kerusakan kecil yang terjadi sebelumnya terus berkembang hingga akhirnya menyebabkan bangunan ambruk.

“Akhirnya, pada saat terjadi kerusakan kecil, akan menjadi kerusakan yang bertambah hingga kondisi sekarang ambruk di bagian depan seperti itu,” ungkapnya.

Dewo juga menegaskan bahwa Gedong Duwur bukan sekadar bangunan lokal, melainkan bagian dari sejarah yang lebih luas.

“Karena ini bukan sekadar bicara Gedung Asisten Residen dalam lingkup Indramayu saja, tetapi sudah bicara tentang sejarah nasional. Gedung ini berkaitan dengan benteng VOC yang ada di Indramayu,” tandasnya.

Editor: Tomi Indra Priyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut