get app
inews
Aa Text
Read Next : BMKG: Warga Jabar Diminta Siaga Hadapi Cuaca Buruk 23–29 Januari 2026

Pupuk Subsidi di Indramayu Terbesar di Jabar, Serapan Baru 45 Persen

Rabu, 20 Mei 2026 | 09:22 WIB
header img
Sejumlah pekerja sedang membuat pupuk di Gudang Pupuk Indonesia, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, untuk dilakukan distribusi ke beberapa wilayah, Kamis (5/2/2026). (Foto: Wahyu Topami)

Meskipun menyandang predikat sebagai daerah penerima alokasi tertinggi di Jawa Barat, realisasi distribusi fisik pupuk yang telah ditebus oleh para petani melalui jaringan kios resmi terpantau masih di bawah separuh pagu anggaran. Hingga pertengahan bulan ini, total volume pupuk yang bergerak ke tingkat konsumen tercatat baru berada di angka 59.716 ton.

“Dari alokasi 130.825 ton itu, sampai 15 Mei 2026 baru terserap atau terdistribusi ke kios sekitar 59.716 ton,” katanya.

Lebih lanjut, Fitri mengklarifikasi bahwa manajemen Pupuk Indonesia menerapkan metode perhitungan penyerapan berdasarkan target distribusi bulanan secara berkala. Pendekatan ini sengaja diambil guna memantau ketersediaan stok secara lebih riil, bukan semata-mata mengacu pada kalkulasi per musim tanam yang cenderung fluktuatif.

“Kalau berbicara pupuk di sektor pertanian, kami melihat penyerapan berdasarkan bulan berjalan, bukan per musim tanam,” ucapnya.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut