get app
inews
Aa Text
Read Next : Ketua Fraksi Demokrat Jabar Apresiasi Kritik dan Gagasan Mahasiswa

Mahasiswa Tercebur ke Sungai Kali Anyar Indramayu Ditemukan Meninggal, Polisi Beberkan Kronologi

Selasa, 21 Juli 2026 | 16:49 WIB
header img
Tim gabungan melakukan pencarian korban mahasiswa tercebur ke Sungai Kali Anyar di Desa Jambak, Kecamatan Cikedung, Selasa (21/7/2026). (Foto: Istimewa)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id Mahasiswa tercebur ke Sungai Kali Anyar di Desa Jambak, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, ditemukan meninggal dunia setelah tim gabungan melakukan pencarian. Korban diketahui bernama Endra Wijaya (24), warga Blok III RT 014/RW 003, Desa Tunggul Payung, Kecamatan Lelea. Jenazah korban ditemukan pada Selasa (21/7/2026) sekira pukul 11.00 WIB.

Kapolsek Cikedung, Iptu Anang Purwanto, mengatakan laporan pertama diterima pada Senin (20/7/2026) sekira pukul 20.00 WIB. Informasi itu berasal dari perangkat Desa Jambak yang melaporkan adanya sepeda motor tercebur ke Sungai Kali Anyar.

"Setelah menerima laporan, petugas Polsek Cikedung langsung mendatangi lokasi kejadian. Di lokasi ditemukan sepeda motor sudah tercebur ke sungai dengan kondisi lampu kendaraan masih menyala," kata IPTU Anang Purwanto.

Setelah tiba di lokasi, petugas bersama warga langsung melakukan penyisiran di sekitar sungai. Namun, pencarian belum membuahkan hasil karena kondisi malam hari dan arus sungai yang cukup deras.

"Karena situasi malam dan arus sungai cukup deras, pencarian sementara dihentikan dan dilanjutkan keesokan harinya bersama Satpolairud Polres Indramayu serta Tim Basarnas," ujarnya.

Keesokan harinya, sekira pukul 08.00 WIB, pencarian kembali dilakukan. Tim gabungan terdiri dari personel Polsek Cikedung, Satpolairud Polres Indramayu, Tim Basarnas, dan masyarakat setempat.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil sekira pukul 11.00 WIB. Korban ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi ditemukannya sepeda motor yang sebelumnya tercebur ke sungai.

"Korban berhasil ditemukan sekitar 50 meter dari titik sepeda motor ditemukan. Selanjutnya jenazah dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga," jelas Iptu Anang Purwanto.

Setelah proses evakuasi selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga. Menurut Iptu Anang Purwanto, keluarga memutuskan tidak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

"Pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah menerima kejadian ini dengan ikhlas. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Tunggul Payung, Kecamatan Lelea, untuk dimakamkan di TPU setempat," pungkasnya.

Peristiwa ini pertama kali diketahui setelah warga melihat sepeda motor masuk ke Sungai Kali Anyar. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Polsek Cikedung sehingga pencarian segera dilakukan bersama tim gabungan. Proses pencarian berlangsung hingga keesokan harinya sebelum korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut