get app
inews
Aa Text
Read Next : Bangunan SD Negeri 2 Tugu Tak Tersentuh Revitalisasi Sejak 1976, Ruang Guru Akhirnya Roboh

Tuntut Perbaikan Breakwater, Nelayan Karangsong Ancam Mogok Bayar PNBP hingga Aksi ke Jakarta

Senin, 27 Juli 2026 | 22:32 WIB
header img
Ratusan nelayan dan juragan kapal yang tergabung dalam Gerakan Nelayan Pantura (GNP) dan KPL Mina Sumitra menggelar aksi solidaritas di Karangsong, Indramayu, Senin (27/7/2026). (Foto: Istimewa)

Salah seorang juragan kapal, H. Judah, mengaku nelayan tetap diwajibkan membayar PNBP meski akses keluar masuk kapal masih terganggu akibat pendangkalan muara.

Menurutnya, pemerintah seharusnya terlebih dahulu memastikan jalur pelayaran berfungsi dengan baik sebelum menarik berbagai pungutan dari nelayan.

"Kami berangkat saja susah, apalagi pulangnya. Kalau kondisi ini terus dibiarkan, saya sendiri akan mempelopori penolakan membayar PNBP. Kami juga siap ikut aksi ke Jakarta," tegas Judah.

Para nelayan berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret melalui normalisasi Muara Karangsong, pembangunan kembali breakwater, serta penambahan fasilitas pengerukan agar aktivitas perikanan kembali lancar, perekonomian masyarakat pesisir pulih, dan tidak ada lagi kapal yang terjebak akibat sedimentasi.

Mereka menilai pembangunan breakwater akan mempercepat akses keluar masuk kapal nelayan, mengurangi abrasi pantai, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya nelayan di Karangsong dan Kabupaten Indramayu.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut