Meski demikian, produksi jamur saat ini baru mencapai sekitar 40 persen dari target satu kuintal per hari. Pemerintah desa optimistis, jika target tersebut tercapai, ketahanan pangan desa akan semakin kuat sekaligus membuka lapangan kerja baru.
Pemerintah desa juga menjalin kerja sama permodalan dengan warga. Masyarakat yang ingin membudidayakan jamur difasilitasi modal usaha yang dikembalikan dalam bentuk hasil panen.
“Harapan kami, Desa Malang Semirang ke depan menjadi desa yang tidak ada warganya kekurangan pangan, tidak stunting, dan tidak kelaparan. Kami berpikir bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk masa depan,” pungkasnya. (*)
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
