273 Kepala Keluarga Terdampak, Perumahan Ningrat di Indramayu Langganan Banjir

Wahyu Topami
Banjir di perumahan Ningrat, Kabupaten Indramayu, Selasa, 27 Januari 2026. (Foto: iNewsIndramayu.idWahyu Topami)

Dampak Banjir: Dari Motor Mogok Hingga Aktivitas Sekolah Terganggu

Ketinggian air yang mencapai lutut orang dewasa di jalan utama perumahan telah mengganggu mobilitas harian warga. Meskipun air belum sampai masuk ke dalam rumah, genangan di halaman dan jalanan sudah cukup untuk melumpuhkan aktivitas ekonomi dan pendidikan.

"Dampaknya semua, 273 unit. Banyak motor yang mogok, aktivitas pagi dan anak sekolah juga terganggu karena air buangnya ke mana bingung," jelas Warta Ambela mengenai dampak banjir di perumahan Ningrat.

Kondisi geografis di mana dataran sekitar lebih tinggi ketimbang area pemukiman membuat air sulit mengalir secara alami. Hal ini diperparah dengan kondisi selokan utama yang dangkal, sehingga air dari daerah hulu terkonsentrasi di wilayah tersebut tanpa ada jalan keluar.

Harapan Warga Kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Indramayu, khususnya dinas teknis terkait, segera mengerahkan alat berat untuk melakukan pengerukan selokan utama. Warta meyakini, jika saluran besar tersebut diperdalam, potensi banjir di wilayahnya dapat diminimalisir secara signifikan.

"Minta sih kita pengen normalisasi dari selokan saluran besar yang utama bisa di dalam lagi. Insyaallah ini bakal ke sana larinya (air)," pungkas Warta. (*)

Editor : Tomi Indra Priyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network