Genjot Rata-rata Lama Sekolah, Majalengka Perluas Akses Pendidikan Kesetaraan

Elgio Archelino
Kadisdik Majalengka Muhammad Umar Ma'ruf. (Foto: dok. iNewsIndramayu.id)

Skema pembelajaran dirancang fleksibel agar tidak mengganggu aktivitas peserta. Kegiatan belajar dilakukan satu kali dalam sepekan, disertai muatan keterampilan hidup.

"Tidak hanya belajar akademik. Kami tambahkan life skill supaya ada dampak langsung. Misalnya pelatihan pertanian, peternakan, bahkan bantuan bibit ayam untuk dipelihara," ucapnya.

Untuk memperkuat program, Dinas Pendidikan akan berkolaborasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah seperti dinas pertanian dan dinas kesehatan. PKBM yang telah bekerja sama akan diarahkan mengakses dukungan lintas sektor sesuai kebutuhan peserta.

"Kami ingin warga tertarik kembali sekolah karena ada nilai tambah. Bukan sekadar ijazah, tapi juga keterampilan yang bisa meningkatkan kesejahteraan," kata Umar.

Saat ini, Pemkab Majalengka tengah menyusun peraturan bupati sebagai dasar hukum pelaksanaan program tersebut. "Perbup-nya sedang kami siapkan agar program ini berkelanjutan setiap tahun," pungkasnya. (*)

Editor : Tomi Indra Priyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network