INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Pertemuan Mimi Desi di Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, mendapat penolakan dari sebagian warga. Puluhan warga mendatangi Aula Kantor KUA Kecamatan Kroya saat proses klarifikasi yang difasilitasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) berlangsung. Mereka mengaku ingin mendukung langkah MUI dalam mengklarifikasi dugaan ajaran yang dinilai meresahkan masyarakat, Selasa (21/7/2026).
Salah seorang warga, Darno, mengatakan kehadirannya bersama warga lain bertujuan mengikuti perkembangan proses klarifikasi. Menurutnya, masyarakat berharap persoalan tersebut segera memperoleh kepastian dari pihak yang berwenang.
"Kami datang ke kantor KUA ini untuk klarifikasi masalah alirannya Ibu Desi itu," kata Darno.
Darno mengaku keresahan warga muncul setelah beredar informasi mengenai dugaan penyimpangan ajaran yang dikaitkan dengan Mimi Desi. Ia mengatakan informasi tersebut telah menjadi perbincangan di lingkungan masyarakat.
"Katanya sih menyesatkan. Kalau kita kan sekadar mendukung MUI. Tetangga juga ada yang begitu. Katanya sedekah itulah yang keberatannya. Terus dia bilang salat itu nomor empat, enggak wajib, gitu," ujarnya.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
