Hadir sebagai narasumber, Agus Gustapul Supyan, dari BP3MI Jawa Barat yang bertugas di LTSA Indramayu, serta Vevi Alfi Maghfiroh sebagai fasilitator.
Koordinator Migrant CARE Indramayu, Laely Khiyaroh, menilai bahwa penguatan kapasitas di tingkat desa sangat penting agar perlindungan pekerja migran dapat berjalan lebih efektif.
“Selama ini, upaya advokasi di tingkat desa sebenarnya sudah berjalan dan banyak membantu, hanya saja masih berkembang secara alami sesuai pengalaman di lapangan. Melalui workshop ini, kami ingin memperkuat kemampuan pengurus agar lebih terarah, rapi, dan benar-benar mengutamakan kepentingan serta perlindungan korban” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, pengurus PPT DESBUMI diharapkan memiliki pemahaman yang lebih kuat dalam menangani pengaduan serta mampu menjalankan alur layanan secara terstruktur. Selain itu, workshop ini juga menghasilkan panduan advokasi sederhana dan dokumen SOP sebagai acuan kerja ke depan.
Program ini merupakan bagian dari kolaborasi Migrant CARE dengan dukungan INKLUSI. Penguatan berbasis komunitas ini diharapkan mampu menciptakan sistem perlindungan pekerja migran yang lebih responsif, dimulai dari desa sebagai lini terdepan.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
