PSN Tambak Indramayu: Kerohiman Belum Jelas, Warga Tolak Pematokan

Wahyu Topami
Bupati Indramayu Lucky Hakim. (Foto: Wahyu Topami)

Namun demikian, di tengah proses tersebut, muncul pertanyaan dari masyarakat terkait nilai kerohiman atau kompensasi bagi para penggarap lahan.

“Ada pertanyaan dari masyarakat terkait uang kerohiman. Saya sudah tanyakan kepada dirjen, namun saat ini belum bisa ditentukan karena belum ada data pasti. Kita harus tahu dulu wilayahnya melalui pengukuran,” jelasnya.

Di sisi lain, kondisi ini justru memicu kebuntuan di lapangan. Sebagian masyarakat menolak pematokan sebelum ada kepastian nilai kompensasi yang akan diterima.

“Di sisi lain, ada kelompok masyarakat yang menolak pematokan sebelum ada kepastian. Nah, ini yang harus kita temukan solusinya,” kata Lucky.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menjembatani perbedaan tersebut melalui komunikasi dan sosialisasi yang berkelanjutan.

“Tentu saya mendengar langsung bahwa ini tidak sekonyong-konyong saja. Ini ada proses-proses. Nantinya akan ada sosialisasi lanjutan. Saat ini sudah sampai tahap pematokan dan pemetaan,” ungkapnya.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network