INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id - Penyusunan rencana penyaluran sektor pertanian mencatat Kabupaten Indramayu menjadi daerah dengan alokasi pupuk subsidi di Indramayu terbesar di Jawa Barat pada tahun 2026. Kendati memegang kuota tertinggi di tingkat provinsi, hingga pertengahan Mei ini tingkat penyerapan pupuk di wilayah yang dikenal sebagai lumbung padi nasional tersebut baru mencapai kisaran 45 persen.
Kepala Pengawas Pupuk Indonesia (PI) Kabupaten Indramayu, Fitri Yedi, mengonfirmasi data tersebut secara langsung. Dirinya memaparkan bahwa kuota melimpah ini merupakan upaya pemerintah untuk mendukung produktivitas pangan nasional yang bertumpu pada produktivitas lahan di kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat.
Menurut Fitri Yedi, total alokasi kuota komoditas pupuk subsidi di Indramayu pada tahun anggaran ini mencapai 130.825 ton. Jumlah masif tersebut mencakup tiga jenis pupuk utama yang paling dibutuhkan oleh petani lokal, yaitu pupuk Urea, NPK, dan ZA.
“Kalau berbicara alokasi, Indramayu itu paling besar se-Jawa Barat,” ujar Fitri Yedi, Rabu (20/5/2026).
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
