Purna Pekerja Migran di Indramayu Dibekali Pelatihan Keuangan Digital

Wahyu Topami
Pengurus koperasi purna pekerja migran di Indramayu mengikuti pelatihan aplikasi keuangan sederhana yang dipandu oleh tim Migrant Care, Jumat (29/5/2026). (Foto: Wahyu Topami)

Laely menjelaskan lebih lanjut bahwa pihak Migrant Care sebelumnya telah sukses menginisiasi pembentukan Koperasi Konsumen Desa Peduli Buruh Migran sejak tahun 2024 lalu. Saat ini wadah ekonomi bersama tersebut sudah memiliki 33 anggota aktif yang mengelola unit usaha produktif berupa layanan simpan pinjam mandiri dan penjualan komoditas sembako untuk kebutuhan masyarakat desa.

“Memang di lapangan kita masih banyak keterbatasan terkait pencatatan, alur kas masuk dan keluar, serta digitalisasi yang hari ini memang harus kita ikuti agar pencatatannya lebih transparan,” katanya.

Menurut pandangannya, metode pencatatan transaksi yang selama ini masih dilakukan secara manual menggunakan buku konvensional membuat arus keluar masuk keuangan koperasi dan usaha produktif milik purna pekerja migran di Indramayu sulit dipantau secara maksimal oleh pengawas. Kondisi itu juga kerap menyulitkan para pengurus dalam menghitung nilai keuntungan bulanan maupun mengetahui kondisi kesehatan keuangan yang sebenarnya secara cepat. Oleh karena itu, pelatihan administrasi keuangan berbasis piranti lunak sederhana dinilai sangat penting agar tata kelola koperasi dan UMKM menjadi jauh lebih modern serta efisien.



Editor : Tomi Indra Priyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network