Diduga Rem Blong, Truk Pengangkut Sembako Terguling dan Tewaskan Tiga Pemotor

Wahyu Topami
Pemadam Kebakaran (Damkar) melakukan evakuasi pasca-insiden kecelakaan maut di Indramayu yang melibatkan truk box pengangkut sembako guling di Jalur Pantura, Kamis (4/6/2026). (Foto: Istimewa)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id — Jalur pantai utara (Pantura) Jawa Barat kembali memakan korban jiwa setelah insiden tragis beruntun melibatkan kendaraan besar dan sejumlah pemotor.

Peristiwa kecelakaan maut di Indramayu melibatkan sebuah truk box pengangkut sembako dan beberapa kendaraan roda dua serta roda empat terjadi di Jalan Pantura depan RS Sentra Medika Langut, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Kamis (4/6/2026). Akibat kejadian memilukan tersebut, tiga orang pengguna jalan dilaporkan tewas setelah sempat dilarikan ke ruang perawatan intensif rumah sakit.

Situasi di lokasi kejadian pasca-tabrakan sempat mengalami kemacetan panjang lantaran badan kendaraan pengangkut barang tersebut terguling dan menutup sebagian lautan aspal jalur arteri nasional. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan maut ini bermula saat truk box bernomor polisi E 8126 D yang dikemudikan oleh seorang sopir berinisial AR melaju cukup kencang dari arah Cirebon menuju ke Jakarta.

Aparat kepolisian dari Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan sterilisasi jalur dan melakukan penyelidikan awal. KBO Satlantas Polres Indramayu, Ipda Masnan menjelaskan, kendaraan diduga kuat mengalami gagal fungsi pada sistem pengereman hingga oleng secara mendadak dan menghantam pembatas jalan.

“Untuk hasil olah TKP sementara, mobil box pengangkut sembako bernomor polisi E 8126 D yang dikemudikan saudara AR melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta. Saat perjalanan, kendaraan mengalami gagal fungsi pengereman sehingga menghantam median jalan dan kendaraan menjadi oleng,” ujar Masnan.

Gaya sentrifugal akibat benturan keras pada median jalan membuat laju truk box menjadi tidak terkendali sama sekali. Truk box tersebut kemudian tumbang ke sisi samping dan langsung menimpa dua unit sepeda motor yang berada di dekatnya, yakni Yamaha Byson bernomor polisi E 3711 BP yang dikendarai seorang berinisial A serta Honda Beat bernomor polisi E 4641 PBU yang dikendarai MS yang saat itu sedang berboncengan dengan rekannya, EJ.

 

Hantaman beruntun tidak berhenti sampai di situ saja karena momentum dorongan truk masih sangat besar. Selain meremukkan motor, truk box juga menabrak satu unit kendaraan pick up bernomor polisi E 8353 PQ yang dikemudikan S yang pada saat bersamaan hendak berputar arah di u-turn depan rumah sakit.

“Akibat kejadian itu, pengendara sepeda motor dan penumpangnya mengalami luka-luka,” katanya.

Proses evakuasi para korban berjalan dramatis dengan bantuan warga sekitar dan Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu. Masnan menyebutkan, sementara ini terdapat tiga korban luka berat yang telah dievakuasi dengan cepat ke RSUD Indramayu untuk mendapatkan penanganan medis yang maksimal dari tim dokter bedah.

“Sementara ada tiga korban luka berat dan sudah dibawa ke RSUD Indramayu untuk mendapatkan penanganan medis,” ungkapnya.

Terkait kesimpangsiuran informasi yang beredar luas di media sosial mengenai adanya korban meninggal dunia di tempat, pihak kepolisian sebelumnya bersikap hati-hati dan masih melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap kondisi fisik para korban di ruang perawatan rumah sakit.

Namun, berdasarkan informasi paling baru yang diterima dari pihak kepolisian, ketiga korban yang sempat mendapatkan penanganan medis darurat tersebut akhirnya dinyatakan meninggal dunia di RSUD Indramayu.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network