Menurutnya, pemanfaatan pompa air menjadi solusi paling taktis dan memungkinkan untuk sementara waktu, terutama di daerah pinggiran yang saluran irigasi utamanya sudah tidak lagi memiliki debit air yang cukup untuk mengalir secara alami.
“Pompa ini jadi salah satu solusi untuk daerah-aerah yang memang saluran irigasinya sudah tidak ada air,” jelasnya.
Meski menghadapi situasi yang cukup berat di awal musim kering ini, Lucky meminta seluruh lapisan masyarakat, khususnya para petani, untuk tetap bersabar karena jajaran pemerintah daerah saat ini terus bekerja keras di tengah berbagai keterbatasan infrastruktur.
“Saya minta masyarakat bersabar karena kami bekerja sekuat tenaga. With berbagai keterbatasan, kami tetap mencari solusi terbaik untuk penyaluran pompa dan normalisasi saluran irigasi,” pungkasnya.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
